Biografi
Nama :
Murdianto
Tempat, tanggal, lahir : Belitang, 25 Juli 1968
Riwayat Pendikan : S1 Ekonomi, di STIE TRISNA NEGARA
Keluarga :4
Istri :1
Anak :2
Prestasi :
Menyekolahkan anak setinggi-tingginya
Memajukan desa, melayani, mengayomi masyarakat,
melayani administrasi desa
Wawancara:
Devi : “Apa jabatan bapak di desa ini?”
Pak Mur : “Kurang lebih 10 tahun.”
Devi : “Adakah kendala dalam menjalani pekerjaan
tersebut”
Pak Mur : “Pasti ada kendala, tapi bisa diantisipasi.”
Devi : “Bagaimana dukungan keluarga terhadap pekerjaan
bapak saat ini?”
Pak Mur : “Sangat mendukun, karena ini adalah amanah
yang harus dijalankan untuk keluarga dan tentunya untuk masyarakat desa.”
Devi : “Adakah niat bapak untuk mencalonkan diri
sebagai Kepala Desa?”
Pak Mur : “Niat pasti ada, karena dapat mempermudahkan
untuk melaksanakan tugas.”
beribadah.”
Devi : “Dalam menjalankan pekerjaan, bapak bekerjasama
dengan siapa saja?”
Pak Mur : “Bekerjasama dengan perangkat desa, tokoh
masyarakat, tokoh pemuda,tokoh agama, dan tentunya dengan Kepala Desa.”
Devi : “Bagaimana cara bapak untuk memajukan desa
ini?”
Pak Mur : “ 1) Dengan cara mengutamakan kepentinagn
umum di atas kepentingan pribadi.
2) Selalu konsultasi denagn Kepala Desa.
3) Koordinasi dengan perangkat desa, tokoh agama serta tokoh pemuda.”
Devi : “Adakah niat bapak untuk menjadikan anak-anak
bapak mengikuti jejek bapak?”
Pak Mur : “Ada, tetapi kalau pun bisa harus lebih dari
orang tuanya, baik dari segi pendidikan maupun prestasi.”
Devi : “Tindakan apa yang bapak lakukan jika ada
anggota yang menyalahi wewenang?”
Pak Mur
: “Tindakan yang saya ambil haruslah sesuai dengan peraturan yang ada, dan
apabila kesalahan yang diperbuat sudah melebihi batas akan dibawa ke pihak yang
berwajib.”
Devi :
“Hak-hak apa saja bapak miliki sebagai Sekdes?”
Pak Mur
: “ 1) Uang kesejahteraan
2) Pengayoman
3) Perhatian dari pimpinan
dan masyarakat
Devi :
“Bagaimana respon masyarakat terhadap pekerjaan bapak?”
Pak Mur
: “Sangat mendukung, alhamdulilah syukur berkat sesuai dengan yang dijalankan.
Meskipun beberapa yang kurang mendukung.”





